Berbagai hubungan pria – wanita mempunyai banyak sisi yang kadang memiliki nuansa beragam, sepertinya sebuah hubungan begitu dekat, tetapi ketika lebih jauh ditanyakan ternyata bukanlah sebuah hubungan romantis layaknya orang berpacaran.
Sebuah artikel yang ditulis oleh Felicitas Harmandini di sebuah situs portal perempuan, 4 Juli 2011 memberikan beberapa tipe hubungan yang mungkin terjadi antara pria – wanita, walaupun dalam kenyataan sehari-hari bisa saja tidak seperti yang digambarkan pada artikel tersebut.
Berikut tahapan hubungan yang terjadi versi artikel tersebut:
Teman ngobrol. Tipe pasangan seperti ini umumnya selalu menghindar bila orang lain menanykan bagaimana taraf hubungan mereka, “Kami tidak pacaran. Kami cuma teman ngobrol.” Sesuatu yang pasti dari hubungan seperti ini adalah rasa saling suka antar keduanya, memang mereka sering ‘hangout’ bersama, apakah itu nonton film bareng atau sekedar ngopi dan lain-lain.
Teman kencan. Ini istilah yang rancu, karena hubungan ini sebenarnya termasuk kategori istimewa. Ciri hubungan seperti ini adalah masih tersedia ruang kebebasan diantara keduanya bila salah seorang dari mereka tertarik kepada pasangan lain, tanpa ada rasa bersalah.
Seeing each other. Hubungan terjadi antara pria – wanita tetapi tidak secara khusus, walau ada semacam perjanjian tidak tertulis untuk mencoba ke taraf lebih serius. Pada tahap ini masih berupa penjajagan, kemungkinan berkencan dengan orang lain pun dimungkinkan, walau di sisi lain ingin mengetahui siapa yang paling tepat untuk menjadi kekasih nantinya.
Teman tapi mesra. Hubungan tanpa status begitulah kira-kira menggambarkan hubungan seperti ini, terlihat kemesraan diantara keduanya. Kamu mempunyai kesepakatan mempunyai hubungan yang begitu dekat, tetapi tanpa dilandasi cinta. Tidak ada tuntutan untuk menjadi terikat, tipe hubungan ini jarang berhasil.
Lovers. Kekasih tetapi tidak terikat satu sama lain, walau perasaan terlibat di sana. Ada hal khusus terjadi misalnya salah satu dari mereka telah mempunyai pasangan tetap (suami atau istri yang dijodohkan oleh orang tua masing-masing), tepatnya hubungan seperti ini termasuk kategori hubungan diam-diam.
Significant frother. Hubungan platonis. Seperti layaknya saudara tetapi mempunyai rasa keterikatan, saling cemburu bila salah satu dari mereka ada yang pergi berkencan dengan teman lain. Pasangan seperti ini umumnya mempunyai begitu banyak pertimbangan untuk meningkatkan hubungan mereka ke taraf yang lebih serius, ada banyak keraguan di sana.
Mantan tapi mesra. Sudah berpisah tetapi masih merindukannya. Berbagai hal dapat terjadi karena tipe hubungan seperti ini, misalnya perbedaan keyakinan, hubungan jarak jauh, tidak memperoleh restu orang tua dan lain-lain. Hubungan tipe ini dimungkinkan bersemi kembali, bila ternyata kedua pasangan masih belum memiliki pasangan baru.
Cinta selalu rumit dengan berbagai kemungkinan terjadi di dalamnya, tetapi rasa rindu dapat mengalahkan semua kemungkinan. Jangan pernah ragu mengambil keputusan, menjalaninya dengan cara yang benar dan mencintai dengan benar itulah satu-satunya peluang di depan kita.
————————————————————–
(Sumber Kompas Female, “HowAboutWe”/Image CC)
[...] di depan si dia soal ini. Percayalah, dia takkan senang mendengarnya. Begitu pun sebaliknya, jika ternyata kamu memuja pria lain, maka sebaiknya diam-diam saja. Si dia tak perlu tahu karena kamu bisa dituduh selingkuh dengan [...]